Zakat Ternak Domba

Zakat menjadi salah satu pemasukan utama dari sumber pendapatan negara islam. Zakat dalam islam terbagi menjadi dua jenis, yaitu zakat fitrah dan zakat maal. Zakat fitrah adalah zakat yang dikeluarkan oleh kaum muslim pada akhir bulan Ramadhan dalam bentuk bahan pokok makanan. Sedangkan zakat maal adalah zakat yang dikeluarkan karena pemilikan jenis harta tertentu yang sudah disyariatkan oleh nash syara’.

Zakat Ternak Domba

Penentuan jenis harta apa saja yang masuk ke dalam kategori zakat maal dapat diketahui dengan pengkajian lebih mendalam mengenai nash tentang zakat. Dalam zakat maal ini, terdapat nishab harta atau batas ukuran kepemilikan harta yang membuat si pemilik harta harus mengeluarkan zakat atas kepemilikan harta tersebut. Selain itu, zakat maal pun harus dikeluarkan satu kali selama satu tahun atau yang disebut dengan haul.

Zakat Ternak

Hewan ternak juga menjadi salah satu jenis harta yang dikenakan pembayaran zakat dalam syariat islam. Ada beberapa jenis hewan ternak tertentu yang disebutkan oleh nash syara’ yang mewajibkannya untuk dikeluarkan zakat. Sehingga memang tidak semua hewan ternak yang dikenakan kewajiban pembayaran zakat.

Sebut saja hewan unta, sapi, kambing atau domba menjadi beberapa jenis hewan ternak yang harus dikeluarkan zakatnya. Hanya saja, ukuran nishab serta jumlah zakat yang harus dikeluarkan memiliki perbedaan satu sama lain.

Zakat Ternak Domba

Penyebutan nash mengenai zakat ternak domba ini ada dalam penyebutan kambing, karena memang kambing disamakan dengan domba. Dalam satu hadist yang diriwayatkan oleh Ahmad, Bukari dan Nasai, disebutkan mengenai nisab zakat domba ini. 

Dalam hadist tersebut disebutkan bahwa nishab zakat domba ini adalah empat puluh ekor domba. Untuk kepemilikan 40 ekor domba, maka diwajibkan dikeluarkan satu ekor domba. Nishab ini mencakup kepemilikan sampai 120 ekor domba, sehingga, jika Anda memiliki domba berkisar dari 40 sampai 120 ekor, maka zakat ternak yang wajib Anda keluarkan sebanyak satu ekor domba saja.

Sedangkan, jika Anda memiliki domba melebihi 120 ekor sampai mencapai angka 200 ekor, maka zakat yang harus dikeluarkan adalah dua ekor domba. Selanjutnya, jika Anda memilikii domba sebanyak 201 ekor domba sampai 300 ekor domba, tiga ekor dombalah yang wajib untuk dikeluarkan sebagai zakat ternak domba ini. Demikian seterusnya, untuk kelipatan serratus domba, maka zakat domba yang harus dikeluarkan pun akan bertambah sebanyak satu ekor domba.

Penyebutan kata domba di dalam hadist tersebut memang disamakan dengan kambing, jadi yang disebutkan adalah kata kambing, namun domba pun termasuk ke dalam kategori kambing ini. Sehingga jumlah nishab kambing pun sama dengan domba.

Selain mengenai jumlah domba yang dikeluarkan sebagai zakat maal, ada kriteria lain mengenai zakat ternak ini. Untuk domba sendiri, domba yang dikeluarkan sebagai zakat maal ini haruslah domba betina dengan usia lebih dari satu tahun. Jumlah dan kriteria ini termasuk pada keseluruhan ketentuan kewajiban mengeluarkan zakat.

Inilah gambaran mengenai zakat ternak domba yang harus dan wajib Anda keluarkan saat Anda menjalankan usaha ternak domba. Syariat zakat ini memang menjadi salah satu syariat guna mendukung distribusi kekayaan dalam islam, sehingga kekayaan dapat dinikmati oleh setiap individu dalam negara islam dan tak hanya terkumpul dalam satu kelompk saja. Jika ada satu hal yang masih Anda ragukan atau bingungkan mengenai pembahasan mengenai zakat ternak domba ini, Anda dapat melayangkan pertanyaan Anda ke website www.pelatihanpeternakan.com. Semoga dapat membantu.

Leave a Reply

1
Klik tombol logo WA untuk bertanya ..
Powered by