Tanda-Tanda Birahi Pada Indukan Kambing

Bicara soal ternak kambing, pasti berhubungan juga dengan proses mengawinkannya. Semakin banyak hasil perkawinan antara kambing jantan dengan betina pasti bisa membuat omzet meningkat juga. Dalam perkawinan antar kambing, tentunya harus diketahui masa subur dan kapan kambing siap untuk kawin sehingga kualitas sperma dan ovumnya juga yang paling baik. Berikut ini adalah tanda-tanda birahi pada indukan kambingyang bisa menjadi acuan untuk perkawinan. 

Tanda-Tanda Birahi Pada Indukan Kambing
  1. Menurunnya ASI Pada Kambing Perah

Seperti halnya manusia, kambing juga merupakan hewan mamalia yang menyusui. Oleh karena itu hormon menyusui dan hormon untuk pembuahan memang tidak bisa sejalan. Hal ini membuat ketika ingin kawin maka kambing indukan akan kehilangan sebagian hormon menyusui. Hasilnya pun perahan akan berkurang dan kembali normal setelah proses perkawinan atau musim kawin berakhir. 

  1. Vagina Berlendir Putih

Lendir putih yang dikeluarkan pada bagian vagina kambing berhubungan dengan kesiapan untuk dibuahi. Apabila peternak mengetahui adanya lender tersebut maka sangat disarankan untuk mulai mendatangkan pejantan atau menyatukan kambing indukan ini dalam satu kandang dengan kambing jantannya. 

  1. Mengangkat Ekor Apabila Dipegang

Rasa gelisah dan menggebu yang dirasakan oleh hewan ketika ingin kawin membuatnya tidak nyaman untuk dipegang kecuali ketika diajak kawin oleh pejantan. Hal inilah yang membuatnya terganggu apabila ekornya dipegang. 

  1. Bersuara Melenguh

Suara tersebut merupakan bentuk dari keinginan implisit kambing ketika ingin kawin. Apabila suara tersebut terdengar berarti pembuahan yang dilakukan hampir bisa berhasil 100%. Hal ini dipengaruhi oleh kematangan dari organ reproduksi rata-rata di usia 15-18 bulan. 

  1. Gelisah

Kegelisahan juga merupakan bentuk dari keinginan kawin seekor kambing. Meskipun secara usia sudah dewasa ketika menginjak 8-13 bulan, tetapi kambing akan lebih siap untuk kematangan berkawin di angka 15 bulan. Momen ini sangat penting bagi kambing karena telah mencapai usia produktif sehingga sangat cocok untuk disatukan dengan pejantan. 

  1. Menggerakkan Ekor Secara Acak

Gerakan ekos mengibas secara acak atau ke samping kanan dan kiri juga menjadi salah satu bentuk keinginan kambing berkawin. Hal ini adalah salah satu cara untuk menyampaikan kepada para pejantan untuk bisa kawin. Kambing bisa menggerakkan ekor juga ketika marah atau gelisah. Tetapi ketika ingin kawin gerakan tersebut akan sedikit berbeda. 

  1. Hilangnya Nafsu Makan secara Perlahan

Tanda-tanda birahi pada indukan kambingyang terakhir adalah kurang nafsu makan. Kurangnya nafsu makan ini bisa dipengaruhi oleh ketidakseimbangan hormon serta kendali dari kambing indukan. Karena ketika ingin kawin maka kambing kehilangan kendali atas beberapa hal akibat pengaruh kondisi emosionalnya tidak stabil.

Bukan hanya manusia, tetapi kambing juga punya gejolak emosional yang dipengaruhi oleh hormon. Gejolak inilah yang kemudian mengarahkannya untuk mau makan atau tidak. Ketika hormonnya sudah memuncak maka keinginan untuk melakukan hal lain pun berkurang. Bahkan pada beberapa kasus ketika kambing digembalakan maka hewan tersebut akan menghindar dari tempat makanannya dan hal ini harus segera ditangani supaya kambing tidak kurus atau sakit.

Selain itu, ada tanda-tanda birahi pada indukan kambing yang lainnya adalah apabila didekatkan pada pejantan maka kambing tersebut akan lepas kendali dan cendeung agresif. Hal ini dipengaruhi oleh naiknya hormon yang ada dalam tubuh kambing. Oleh karena itu, sangat penting bagi para peternak untuk bisa memahami tanda-tanda biologis ini supaya bisa memaksimalan proses perkawinan. Tentunya jika perkawinan lancar maka hasil anakan kambing pun meningkat. 

Kunjungi situs pelatihan di www.pelatihanpeternakan.comagar lebih jelas dalam mengawinkan kambing.

Leave a Reply

Open chat
CHAT WA Disini