Cara Ternak Kambing Domba Modern

Domba adalah salah satu jenis hewan yang banyak diternakkan di Indonesia. Selain karena lingkungan alamnya yang sesuai habitat domba, masyarakat Indonesia juga banyak yang gemar makan daging domba. Bisnis domba bisa jadi suatu investasi penting untuk Anda. Salah satu cara ternak kambing dombabisa dilakukan di kandang maupun secara liar. 

Cara Ternak Kambing Domba
  1. Menyiapkan Kandang

Semua hewan ternak pasti membutuhkan kandang, meskipun pada hakikatnya adalah hewan liar. Termasuk juga domba dan kambing. Hewan yang punya 3 jenis yaitu dari domba liar Mouflon (Ovis musimon), Argali (Ovis amon) dan  Urial (Ovis vignei) yang berasal dari Asia ini butuh kandang untuk tidur meskipun tidak secara dominan menghabiskan waktu di sana. 

Kandang indukan ukurannya yang ideal yaitu 1×1 meter. Sedangkan jika sedang menyusui maka sebaiknya domba dipindahkan ke lokasi yang lebih besar 2x lipat. Karena pada saat menyusui waktu yang dibutuhkan cukup lama kurang lebih 3 bulan. 

  1. Pembibitan

Seperti halnya tanaman, pembibitan juga sangat penting ketika bicara soal cara ternak kambing domba. Indukan dan pejantan sama-sama minimal berusia 1,5 sampai 2 tahun. Waktu perkawinan yang ideal yaitu mulai usia 15 bulan sehingga usia 1,5 tahun adalah puncak kualitas sperma serta ovum dari kambing domba. 

Untuk domba yang baru lahir, biasanya indukan harus menyusuinya. Lama proses kehamilan pada domba kurang lebih 5 bulan atau sekitar 150 hari. Setelah melahirkan domba biasanya dipindah ke tempat yang lebih besar sehingga nyaman untuk fase menyusui. Hal ini penting mengingat gizi dari domba indukan maupun anakannya harus tetap dijaga. 

  1. Perawatan Sanitasi

Domba termasuk hewan yang tidak mudah sakit, sehingga sanitasinya hanya perlu dijaga secara wajar saja tidak perlu berlebihan. Namun Anda harus menggarisbawahi pentingnya membersihkan kandang domba minimal seminggu sekali supaya tetap bersih. Usahakan agar kandang tidak terlalu lembap karena bisa berpotensi jamur. 

Domba adalah hewan yang bulunya sangat lebat dan banyak sehingga apabila mengalami masalah jamur harus benar-benar ekstra teliti. Sanitasi harus dipantau terus secara frekuentif setiap hari. Inilah yang membuat domba ternak sehat. 

  1. Pemeriksaan Medis

Bukan hanya hewan peliharaan di rumah saja yang harus diperiksa secara medis setiap hari, tetapi juga domba dan hewan ternak lain. Karena itu, pemeriksaan medis harus dilakukan secara rutin. Selalu konsultasikan proses vaksinasi atau pengobatan ketika sakit. Apalagi untuk hewan ternak yang notabene menjadi bahan makanan konsumen. 

Apabila domba sakit maka jangan memaksakan untuk disembelih. Sebaiknya sembuhkan dulu domba agar konsumen tidak memakan daging yang berisiko tinggi. Itulah yang sangat perlu dilakukan para peternak domba terutama bagi domba khusus untuk pedaging. 

  1. Membersihkan Badan Hewan

Meskipun tidak perlu seperti manusia yang mandi dua kali sehari, tetapi kambing domba juga perlu dimandikan. Interval waktunya kurang lebih sekali seminggu atau dua kali. Periodenya tidak boleh terlalu sering dan sebaliknya terlalu jarang pun jangan. Itulah poin penting dalam membersihkan badan hewan. 

Jangan lupa untuk menjemur domba ketika sudah dimandikan. Menjemur domba akan bisa membunuh bakteri yang ada di dalam tubuhnya. Oleh karena itu, sangat penting bagi domba untuk digembalakan di area hijau. 

Cara ternak kambing dombasebenarnya tidak terlalu sulit, tetapi membutuhkan ketelatenan. Inilah yang perlu Anda lakukan agar hasilnya gemuk serta sehat. Jangan lupa mengikuti pelatihan di www.pelatihanpeternakan.comagar memperoleh berbagai tips dan trik sukses ternak kambing domba.

Leave a Reply

Open chat
CHAT WA Disini