Bagaimana Cara Ternak Domba Sistem Umbaran ?

Saat ini, banyak peluang usaha menjanjikan yang dapat Anda lakukan, baik sebagai usaha pokok maupun usaha sampingan. Sebelum memulai, alangkah baiknya jika Anda mempelajari segala hal tentang usaha yang ingin dilakukan untuk meminimalkan kerugian dan menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Salah satu peluang usaha yang cukup menjanjikan saat ini adalah beternak domba karena permintaan pasar akan bulu, daging, susu, bahkan kotorannya semakin meningkat. Bulu domba dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakaian, daging dan susunya dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan, serta kotorannya dapat dimanfaatkan sebagai pupuk.

Sebagai langkah awal, Anda sangat disarankan untuk memahami berbagai hal yang berkaitan dengan ternak domba, termasuk sistem yang akan digunakan. Sistem ini akan membantu Anda dalam merawat, memelihara, dan mengawasi ternak domba. Salah satunya adalah ternak domba sistem umbaran.

Jika menggunakan sistem umbaran, ternak domba dilepaskan atau dibebaskan untuk mencari pakan sendiri di padang rumput dan membiarkannya kembali ke dalam kandang sesuai dengan keinginannya. Meskipun demikian, Anda sebagai peternak tetap harus mengawasi kawanan domba tersebut agar tidak berpencar terlalu jauh dan menghilang.

Kelebihan Dan Kekurangan Ternak Domba Dengan Sistem Umbaran

Apapun sistem ternak yang Anda gunakan, pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Sama halnya dengan sistem umbaran ini.

Kelebihan sistem umbaran adalah ternak domba lebih tahan terhadap penyakit, kualitas dagingnya lebih tinggi sehingga Anda akan mendapatkan penghasilan dalam jumlah yang cukup banyak, serta dapat meminimalkan biaya operasional untuk membeli pakan dan membayar gaji pegawai dalam mencari pakan ternak.

Selain kelebihan, sistem umbaran juga memiliki kekurangan, yaitu ternak domba tidak cepat tumbuh besar karena lemak dan dagingnya diubah menjadi tenaga. Untuk membuat ternak domba cepat tumbuh besar, dibutuhkan waktu yang cukup lama. 

Syarat-Syarat Ternak Domba Dengan Sistem Umbaran

Padang rumput atau pastura menjadi hal penting yang harus ada saat beternak domba karena menjadi sumber pakan. Selain itu, Anda juga dapat membudidayakan Rumput Brachiaria Brizantha yang mudah tumbuh dengan cara dipols (disobek bagian akar dan batangnya) atau distek.

Selain harus ada pakan, ada beberapa syarat ternak domba sistem umbaranyang harus Anda perhatikan, di antaranya:

  1. Dekat Dengan Sumber Air

Seperti yang sudah disebutkan, padang rumput atau pastura menjadi hal penting dalam beternak domba karena menjadi sumber pakan. Agar padang rumput tumbuh dengan subur dan segar serta hasilnya melimpah, letaknya harus dekat dengan sumber air. Dengan pakan seperti itu, ternak domba Anda akan memiliki kualitas daging yang baik sehingga harga jualnya tinggi.

  • Mendapatkan Cahaya Matahari Yang Cukup

Cahaya matahari sangat berperan dalam proses fotosintesis sehingga rumput-rumput dapat tumbuh dengan baik dan segar. Selain itu, cahaya matahari juga bermanfaat untuk menguatkan struktur tulang domba agar dapat mencari makan dan beraktivitas.

  • Memeriksa Kualitas Tanah

Kualitas tanah dapat memengaruhi tumbuh kembang, kesehatan, dan kualitas ternak domba. Jika kualitas tanahnya baik, kualitas ternak domba Anda juga akan baik. Tetapi jika kualitas tanahnya buruk, kualitas domba Anda juga akan buruk.

Oleh karena itu, Anda harus melakukan pemeriksaan kualitas tanah secara berkala, baik pH tanah, kesuburan tanah, maupun keberadaan bakteri atau virus di dalam tanah yang dapat mengganggu kesehatan ternak domba.

Jika ingin mengetahui tentang ternak domba sistem umbaranlebih mendetail, Anda dapat mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Farm 78 Jogja. Silakan kunjungi www.pelatihanpeternakan.comuntuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Leave a Reply

Open chat
CHAT WA Disini